Apa perbedaan di antara mereka?

Perbedaan besar antara kedua sistem ini menunjukkan, pertama-tama, pada caral fungsi ekonomi dan peran Negara di dalamnya. Sementara kapitalis mempertahankan kebebasan ekonomi penuh, menyerahkannya ke pasar untuk menentukan kebutuhan produksi dan konsumsi, dan karena itu di mana kekayaan mengalir, kaum sosialis lebih memilih ekonomi yang diintervensi dan dikendalikan oleh Negara, yang akan bertindak sebagai entitas. menghindari ketimpangan sosial.

Kaum kapitalis melihat peran proteksionis Negara ini sebagai intervensi artifisial yang tidak benar-benar memungkinkan keseimbangan produktif antara kekuatan produktif dan konsumsi, tetapi menguntungkan beberapa orang secara artifisial melalui pengenaan pajak atau pembatasan perdagangan.

Selain itu, mereka menuduh bahwa Negara tidak pernah mengelola sumber daya seefisien komunitas bisnis dan bahwa distribusi bantuan ekonomi kepada yang kurang beruntung, dari rencana sosial dan bentuk investasi sosial lainnya, hanya membuat yang kurang beruntung lebih bergantung pada dukungan dari Negara.

Sementara itu, kaum sosialis menuduh pasar sama sekali tidak membangun masyarakat yang stabil, tetapi hanya menyukai yang kuat, mereka yang mengendalikan alat-alat produksi dan modal nasional dan internasional yang besar. Masyarakat kapitalis, dalam pandangannya, adalah pabrik kemiskinan yang besar, karena caral kehidupan kelas atas yang diistimewakan hanya dapat dipertahankan dengan mengeksploitasi tenaga kerja kelas bawah.

Orang dapat mengatakan bahwa kaum sosialis menganjurkan kepemilikan komunal dan prinsip solidaritas di atas segalanya, sementara kapitalis membela kebebasan dan individualisme untuk segalanya, bahkan terlepas dari ketidakadilan yang mungkin ditimbulkannya.