Apa yang membuat Epidemiologi berbeda?

Apa yang membuat Epidemiologi berbeda?

Ciri khas epidemiologi adalah mempelajari kondisi yang berhubungan dengan kesehatan pada tingkat populasi, bukan pada tingkat individu. Cara yang baik untuk memahami hal ini adalah dengan membandingkan pendekatan yang berbeda dari dokter dan ahli epidemiologi terhadap penyakit.

Apa itu penelitian epidemiologi?

Epidemiologi klinis adalah studi tentang pola, penyebab, dan efek kesehatan dan penyakit pada populasi pasien dan hubungan antara paparan atau perawatan dan hasil kesehatan.

Bagaimana epidemiologi berbeda dari penelitian dan kedokteran klinis?

Tentu saja ada banyak perbedaan antara epidemiologi dan kedokteran klinis. Satu perbedaan yang menentukan adalah unit perhatian utama. Unit perhatian utama dalam epidemiologi adalah kelompok, sedangkan unit perhatian utama dalam kedokteran klinis adalah individu.

Desain studi mana yang terbaik untuk penyakit langka?

Studi kasus-kontrol sangat efisien untuk penyakit langka karena dimulai dengan mengidentifikasi jumlah orang yang sakit yang cukup (atau orang memiliki “hasil” yang menarik) untuk memungkinkan Anda melakukan analisis yang menguji asosiasi.

Apakah studi prospektif baik untuk penyakit langka?

Kohort observasional prospektif berkualitas tinggi merupakan sumber yang ideal untuk mempelajari sejarah alam dan pengobatan pada penyakit langka seperti hemofilia.

Apa perbedaan utama antara desain studi kohort dan desain studi kasus-kontrol?

Sedangkan studi kohort berkaitan dengan frekuensi penyakit pada individu terpajan dan tidak terpajan, studi kasus-kontrol berkaitan dengan frekuensi dan jumlah paparan pada subjek dengan penyakit tertentu (kasus) dan orang tanpa penyakit (kontrol).

Apakah studi kohort prospektif kualitatif atau kuantitatif?

Dalam konteks perawatan kesehatan, uji coba terkontrol secara acak bersifat kuantitatif, seperti halnya studi kasus-kontrol dan kohort. Survei (kuesioner) biasanya kuantitatif.

Apa perbedaan antara studi cross sectional dan studi kohort?

Studi cross sectional digunakan terutama untuk menentukan prevalensi masalah sedangkan studi kohort melibatkan studi populasi yang terpapar dan tidak terpapar penyebab agen perkembangan penyakit.

Apa paparan dalam studi kohort?

Dalam studi kohort, sekelompok individu yang terpapar faktor risiko diduga dan kelompok yang tidak terpapar faktor risiko diikuti dari waktu ke waktu (seringkali bertahun-tahun) untuk menentukan terjadinya penyakit. Insiden penyakit pada kelompok terpajan dibandingkan dengan kejadian penyakit pada kelompok tidak terpajan.

Apa tujuan dari studi potong lintang?

Studi cross-sectional digunakan untuk menilai beban penyakit atau kebutuhan kesehatan suatu populasi dan sangat berguna dalam menginformasikan perencanaan dan alokasi sumber daya kesehatan. Sebuah survei cross-sectional mungkin murni deskriptif dan digunakan untuk menilai beban penyakit tertentu dalam populasi tertentu.