Asal milik pribadi

Meskipun telah ada pemilik barang sejak awal waktu, sampai-sampai di zaman kuno bahkan budak adalah bagian dari milik pribadi orang yang berkuasa, munculnya konsep hukum ini dibangun dari hukum Romawi, di mana perbedaan itu dibuat antara res publica (hal publik) dan kepentingan individu (swasta).

Tetapi selama Revolusi Industri dan munculnya kapitalisme konsep ini akan menjadi sangat penting, terutama dalam wacana politik kiri revolusioner, yang memahaminya sebagai bentuk distribusi kekayaan yang tidak merata. Kepemilikan pribadi bertentangan dengan dasar-dasar komunisme dan sosialisme, yang menurutnya aset harus sebagian besar bersifat publik atau komunitas.

Doktrin pemikiran Marxis (komunis) dalam kenyataannya membedakan kepemilikan pribadi (yang tentu digunakan untuk keperluan pribadi, seperti perumahan atau barang-barang pribadi) dan milik pribadi (dipahami sebagai kontrol oleh elit ekonomi atas alat-alat produksi).