Untuk membuat laporan tertulis:

Tentukan tema. Tujuan laporan dan alasan penulisannya.

Tentukan audiens. Penting untuk mengetahui siapa pembaca laporan tersebut, untuk menentukan nada dan bahasa yang akan digunakan dari sana.

Mengumpulkan informasi. Informasi yang tersedia tentang topik yang akan dibahas harus dicari.

Konsultasikan dengan sumber yang memenuhi syarat. Jika perlu, Anda dapat beralih ke orang yang berspesialisasi dalam subjek apa pun sehingga pernyataan Anda mendukung argumen yang disajikan.

Tentukan strukturnya. Sebelum memulai penulisan laporan, penting untuk mengetahui semua informasi yang akan dimasukkan dan bagaimana informasi tersebut akan didistribusikan dalam penulisan.

Gunakan bahan referensi. Gambar, grafik atau tabel dapat digunakan untuk menemani dan mendukung teks.

Tulis ringkasannya. Setelah semua informasi telah dikompilasi, laporan akan disusun sesuai dengan strukturnya.

Untuk membuat laporan lisan:

Dalam laporan lisan, ada beberapa perbedaan penting:

Pertama-tama, disarankan untuk membuat laporan tertulis terlebih dahulu dan kemudian mengirimkannya secara lisan. Pembicara harus mengetahui dengan baik isi laporan dan bagaimana investigasi dilakukan.

Pada saat presentasi, struktur yang sama dengan laporan tertulis (pendahuluan, isi dan kesimpulan) diikuti. Itu harus jelas dan singkat, tanpa masuk ke detail atau menghilangkan bagian-bagian penting. Di sini pengetahuan berbicara di depan umum ikut bermain.

Selengkapnya di: Bagaimana cara membuat laporan?