Bagaimana media muncul?

Media lahir dari kebutuhan manusia untuk berinteraksi.

Selama berabad-abad, wacana lisan menjadi sumber transmisi mitos dan fabel yang digunakan sebagai cara untuk menegaskan nilai-nilai dan gagasan sosial tertentu yang diturunkan dari generasi ke generasi. Di banyak masyarakat, sosok “penjahat kota” itu penting, yang didedikasikan untuk mengumumkan secara lisan berita utama dari sebuah kota atau kota.

Komunikasi lisan dan transmisi tertulis melalui manuskrip, simbol, atau lukisan lazim di masyarakat hingga munculnya mesin cetak pada abad ke-15. Diciptakan oleh pandai emas Jerman Johannes Gutenberg, mesin cetak dianggap sebagai media massa awal. Penemuan ini merupakan fakta sejarah yang memunculkan beredarnya pamflet dan surat kabar pertama.

Pada abad ke-19, serangkaian penemuan (telegraf kabel, telegraf nirkabel, dan telepon) menandai perkembangan sistem komunikasi antarpribadi.

Selama bertahun-tahun, berbagai jenis media komunikasi berkembang, baik masif maupun interpersonal:

Kebangkitan televisi

Media grafis selama berabad-abad menjadi sarana utama komunikasi massa, hingga munculnya televisi pada awal abad ke-20. Perangkat ini telah berevolusi untuk mencapai karakteristik yang dimilikinya saat ini.

Siaran televisi publik pertama dilakukan oleh BBC di Inggris pada tahun 1927 melalui sistem mekanis. Pada tahun 1937 transmisi elektronik dimulai di Prancis dan Inggris. Emisi ini dimungkinkan berkat pengembangan tabung sinar katoda dan ikonoskop (pengambilan elektronik). Pada tahun 1952 siaran televisi berwarna pertama kali dibuat.

Kebangkitan radio

Fisikawan Jerman, Heinrich Rudolf Hertz, meletakkan dasar untuk sinyal radio dengan menemukan bahwa gelombang elektromagnetik bergerak dengan kecepatan yang mirip dengan kecepatan cahaya. Mulai tahun 1894, Guglielmo Marconi membangun sistem telegrafi nirkabel lengkap pertama berdasarkan gelombang Hertzian, yang pertama kali diterapkan dalam komunikasi militer.

Pada tahun 1901 Marconi mencapai komunikasi radio transatlantik pertama dan pada tahun 1906 Reginald Aubrey Fessenden mentransmisikan siaran audio pertama dalam sejarah dunia dari Massachusetts, Amerika Serikat.

Bangkitnya Internet dan era digital

Awalnya, Internet muncul dari kebutuhan untuk menghubungkan komputer. ARPANET adalah jaringan komputer pertama dan dibuat oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat. Tujuannya adalah untuk dapat menjalin komunikasi antara berbagai lembaga yang membentuknya.

Ide ini direplikasi di seluruh dunia hingga terciptanya jaringan global besar yang kita kenal sekarang sebagai Internet. Perkembangan Internet diberikan oleh kontribusi dari berbagai ilmuwan dan insinyur yang mengembangkan berbagai teknologi dan sistem.

Pada tahun 90-an, kemunculan web (WWW) yang ditemukan oleh ilmuwan Tim Berners-Lee merupakan tonggak sejarah dalam akses informasi yang tersedia di internet. Penemuan inilah yang memungkinkan untuk mempopulerkan internet, karena dijamin dan difasilitasi aksesnya oleh masyarakat umum.

Web menciptakan akses global ke informasi dan komunikasi. Boomingnya dimulai pada tahun 1993 dengan munculnya mesin pencari pertama di web.

Ikuti terus: Asal usul media