Umum

Bagaimana pelangi terbentuk?

Pelangi terbentuk oleh penguraian sinar cahaya yang melewati setetes air yang tersuspensi di atmosfer. Ketika seberkas cahaya melewati permukaan yang membagi dua ruang dengan kepadatan berbeda (dalam hal ini, udara di atmosfer dan setetes air), sinar itu membiaskan lintasannya, yaitu membelokkan atau sedikit mengubah sudut lintasan. Itu kemudian dipantulkan (dipantulkan) dari salah satu wajah di dalam tetesan, dan saat keluar, berkas cahaya dibiaskan lagi.

Pelangi dapat muncul di mana saja ada kelembaban di udara, misalnya, di dekat percikan sungai atau semburan laut, dan dengan matahari terletak di posisi tertentu: kurang dari 42º di atas cakrawala. Pengamat harus menghadap tetesan air dan dengan Matahari di belakangnya.