Bagaimana pH diukur?

Kertas lakmus memungkinkan kita untuk mengukur pH.

Cara membedakan senyawa asam dan basa adalah dengan mengukur nilai pH-nya. Saat ini ada banyak metode untuk mengukur pH suatu zat.

Menggunakan indikator asam basa. Indikator adalah senyawa yang berubah warna karena pH larutan tempat mereka ditemukan berubah. Misalnya, fenolftalein adalah cairan yang berubah menjadi merah muda jika ditambahkan ke basa dan berubah menjadi tidak berwarna jika ditambahkan ke asam. Contoh lain adalah kertas lakmus: jika sebuah fragmen direndam dalam larutan asam akan berubah menjadi merah-oranye, dan jika direndam dalam larutan basa akan menjadi gelap, mengambil warna biru. Ada juga beberapa jenis kertas lakmus dengan skala warna yang lebih spesifik yang menunjukkan nilai pH yang lebih akurat.

Menggunakan potensiometer atau pH meter. Ini adalah peralatan elektronik yang secara langsung memberi kita nilai pH suatu larutan. Pengukuran pH menggunakan alat ini lebih akurat dibandingkan dengan menggunakan kertas lakmus.