Dalam catatan sejarah apa pun, tempat terjadinya peristiwa harus disebutkan.

Seperti cerita apapun, sejarah juga memiliki rangkaian bagian atau unsur yang menyusunnya:

Karakter. Orang-orang yang membintangi peristiwa sejarah yang sedang dikisahkan dan siapa yang melakukan tindakan tersebut dan mereka yang terpengaruh olehnya. Karakter ini selalu nyata.

Tempat. Ruang fisik tempat terjadinya peristiwa yang diceritakan.

Motivasi Alasan yang membuat karakter bertindak dengan cara tertentu dan membuat cerita mengambil sisi yang lebih manusiawi.

Hambatan Kesulitan yang memaksa protagonis untuk mengubah rencana awal mereka dan membantu untuk lebih memahami berlangsungnya peristiwa.

Terakhir. Titik akhir dari peristiwa yang diceritakan, yang dapat mencakup konsekuensi, implikasi, analisis, atau kesimpulannya. Pada bagian ini perlu untuk menceritakan apa yang terjadi dengan karakter dan dengan ruang fisik di mana peristiwa itu terjadi.