Bagian kalimat

Dimungkinkan untuk mengidentifikasi dalam kalimat, secara umum, sembilan bagian atau jenis komponen yang berbeda, yang berbeda dalam kategori tata bahasa masing-masing (atau jenis kata):

kata benda Mereka adalah kata-kata yang digunakan untuk menamai dunia, karena mereka memiliki substansi (maka nama mereka). Mereka bisa menjadi milik mereka sendiri (yaitu, nama, seperti “Juan” atau “Prancis”) atau umum (istilah yang lebih umum, seperti “anak laki-laki” atau “batu”).

Kata sifat Kata-kata yang menyertai kata benda dan menunjukkan beberapa fitur maknanya, memperluas atau mempersempit maknanya. Mereka dapat berupa kata sifat yang memberikan arti tertentu (kualifikasi), seperti “jelek” atau “biru”; atau rasa memiliki (possessive), seperti “milikmu” atau “milik kita”; atau yang menyatakan suatu hubungan (relasional), seperti “internasional” atau “politik”; atau bahwa mereka hanya mengklarifikasi siapa yang kita maksud (demonstratif), seperti “itu” atau “itu”, antara lain.

Artikel. Jenis pendamping lain untuk kata benda, yang juga memperjelas informasi tentangnya, tetapi dalam istilah yang jauh lebih sederhana dan penting secara tata bahasa: jenis kelamin, jumlah, dan determinasi. Jadi, ada sembilan artikel dalam bahasa Spanyol:

Pasal-pasal yang menentukan. Mereka digunakan ketika kata benda diketahui atau spesifik, dan mereka adalah: (maskulin, tunggal), (feminin, tunggal), (netral, tunggal), (maskulin, jamak) dan (feminin, jamak).

Artikel tak tentu. Mereka digunakan ketika kata benda tidak diketahui atau tidak spesifik, dan mereka adalah: un (maskulin, tunggal), una (feminin, tunggal), yang (maskulin, jamak) dan unas (feminin, jamak).

Kata ganti. Mereka adalah wildcard tata bahasa yang menggantikan kata benda dan memungkinkan kita untuk tidak mengulanginya terus-menerus, membuat bahasa lebih efektif. Mereka dapat dari berbagai jenis: pribadi (“aku”, “kamu”, “kita”, dll.), demonstratif (“itu”, “mereka”, “ini”, dll.), posesif (“milikku”, ” milikmu “,” Milikmu “, dll.), di antara kemungkinan kategori lainnya.

kata kerja Kata-kata yang mengungkapkan dan menggambarkan tindakan, dan yang selalu terkonjugasi dalam kalimat, yaitu, mereka setuju pada orang dan nomor dengan subjek. Selain itu, mereka mengungkapkan waktu dan cara di mana tindakan terjadi, sedemikian rupa sehingga kita tahu dari strukturnya apa yang sebenarnya kita bicarakan. Contoh kata kerja “berbicara”, “berjalan”, “berenang”, “beranggapan” atau “adalah”.

kata keterangan. Mereka adalah kata-kata pengubah untuk kata kerja (atau kata keterangan atau kata sifat lainnya), yang berperan untuk memodulasi atau mencirikan cara tindakan kalimat terjadi. Contoh kata keterangan adalah: “sangat”, “baik”, “tidak pernah” atau “lambat”.

Konjungsi. Kata-kata yang hanya memiliki makna gramatikal, dan yang berfungsi untuk menggabungkan kata atau bahkan kalimat lain, membangun jembatan logis di antara mereka. Misalnya: “dan”, “atau”, “tetapi”, “tetapi”.

Preposisi Kata-kata yang diberkahi dengan pengertian relasional, yaitu, kata-kata itu tidak memiliki arti dalam dirinya sendiri, melainkan mengungkapkan hubungan antara kata-kata lain, yang bisa lebih atau kurang spesifik. Contoh kata depan adalah: “dari”, “untuk”, “tentang”, “melawan”, “untuk”, dan seterusnya.