Bidang ilmu sosial

Geografi mempelajari lingkungan alam manusia.

Ilmu-ilmu sosial mencakup serangkaian bidang yang sangat beragam, di mana tidak selalu ada konsensus yang terorganisir, tetapi lebih merupakan perdebatan aktif di dunia akademis. Jadi daftar berikut dari studi sosial harus diambil secara tentatif, bukan secara definitif:

  • Antropologi. Ini tentang ilmu tentang manusia, yaitu upaya untuk memahami kemanusiaan dari sudut pandang holistik: menggabungkan dalam satu disiplin baik aspek biologis dan alamnya, serta aspek budayanya.
  • Politologi atau ilmu politik. Didedikasikan untuk studi praksis dan teori politik, yaitu konsepsi dan penerapan caral manajemen dan administrasi masyarakat. Atau lebih mudahnya, pelajari pemerintah.
  • Ekonomi. Ini didedikasikan untuk studi tentang produksi, administrasi, dan distribusi barang dan jasa dalam suatu masyarakat, yaitu, mencoba untuk menanggapi bagaimana masyarakat melakukannya untuk memenuhi tuntutan yang berpotensi tak terbatas dari warganya, dengan seperangkat sumber daya yang terbatas.
  • Geografi. Dalam hal ini, pendekatan terhadap masyarakat manusia dan lingkungan alamnya, dari perspektif spasial. Dengan demikian, ia mempelajari lanskap yang berbeda di mana manusia hidup, tetapi juga distribusi spesies di planet ini, atau bahkan metode representasi permukaan bumi (kartografi).
  • Sejarah. Ada perbedaan pendapat mengenai apakah sejarah adalah ilmu sosial atau tidak. Mereka yang mendukungnya, menegaskan bahwa itu adalah studi ilmiah tentang masa lalu umat manusia, serta narasi atau elaborasinya. Dalam kasus lain, di sisi lain, lebih disukai untuk menempatkannya di antara huruf atau humaniora.
  • Ilmu bahasa. Ilmu yang didedikasikan untuk mempelajari asal usul, evolusi, dan sifat bahasa verbal, yaitu kemampuan manusia untuk berkomunikasi secara par excellence. Seharusnya tidak bingung dengan bahasa cararn, karena linguistik mempelajari bahasa mati dan bahasa hidup sama, dan berusaha untuk menguraikan teori linguistik yang berfungsi untuk menjelaskan fenomena yang sangat kompleks yaitu bahasa.
  • Psikologi. Didedikasikan untuk mempelajari pikiran manusia, dia tertarik pada perilaku, pembelajaran, dan proses psikis yang sangat beragam yang terjadi dalam pikiran individu atau kolektif. Itu dibagi menjadi sejumlah besar cabang, masing-masing didedikasikan untuk area pikiran tertentu atau aplikasi sosial dan praktisnya.
  • Sosiologi. Ini didedikasikan untuk studi ilmiah tentang masyarakat manusia, baik itu populasi regional, komunitas besar, atau negara. Dalam kajiannya, ia merenungkan fenomena sosiokultural yang berasal dari masyarakat, tetapi juga konteks historis-kultural di mana fenomena tersebut dimasukkan.

Semua bidang ini memiliki batas yang sama dan pinjaman diberikan bila diperlukan, sehingga menimbulkan sub-disiplin dan menyusun bidang pengetahuan yang kompleks dan beragam.