Bioklimatologi mempelajari hubungan antara iklim dan makhluk hidup.

Klimatologi memiliki cabang atau subdivisi sebagai berikut:

  • Klimatologi fisik. Ini berfokus pada studi unsur iklim (angin, kelembaban, curah hujan, dll.) Dari pendekatan statistik, serta hubungan kausal di antara mereka.
  • Klimatologi Daerah. Seperti namanya, ini memfokuskan upayanya pada studi tentang ciri-ciri iklim yang berbeda atau khas dari suatu wilayah tertentu.
  • Meteorologi dinamis. Muncul pada akhir 1960-an, ini berkaitan dengan simulasi dan penentuan perubahan iklim akibat pemanasan global, menggunakan persamaan fundamental meteorologi.
  • Bioklimatologi. Studi tentang korelasi antara iklim dan kehidupan, yaitu bagaimana kedua hal tersebut saling mempengaruhi.
  • Paleoklimatologi. Ini adalah tentang studi tentang iklim di era geologis kuno, berdasarkan buktinya dalam catatan fosil dan komposisi batuan substrat bawah tanah.