Umum

Ciri-ciri anarkisme

Anarkisme mendukung kesetaraan, itulah sebabnya bentuk kepemilikan tidak dapat diterima.

Kebanyakan anarkis didasarkan pada tiga pilar besar politik dan sosial, yaitu:

  • Pemikiran libertarian. Anarkisme bertentangan dengan segala bentuk dominasi dan otoritas, jadi ia menentang Negara, penguasa, kekuasaan dalam berbagai bentuknya, lebih memilih masyarakat yang mengatur dirinya sendiri secara alami dan spontan.
  • penghapusan ketidakadilan. Kesetaraan adalah peran anarkis lainnya, sehingga hierarki, kepemilikan pribadi, dan bentuk kepemilikan lainnya juga tidak dapat diterima olehnya.
  • Solidaritas antar sesama manusia. Persaudaraan antar manusia adalah aspek ideal lain dari anarkisme, karena tidak adanya hukum, otoritas dan hierarki akan memungkinkan interaksi bebas antara orang-orang, yang, menurut mereka, akan mengarah pada solidaritas, kerja sama, dan mutualisme.