Ciri-ciri gerakan buruh

Beberapa ciri yang mengidentifikasi gerakan buruh adalah sebagai berikut:

Dua perkelahian. Gerakan buruh berjuang terutama untuk mencapai dua masalah:

Kondisi kerja yang lebih baik. Perbaikan termasuk, misalnya, upah yang lebih baik, pengurangan jam kerja, dan keamanan.

Hak politik. Seperti kebebasan berekspresi, memilih dan berserikat.

Dialog konstan. Gerakan buruh dicirikan oleh banyaknya perdebatan dan dialog yang dipupuknya di dalam ruangan.

Perundingan. Negosiasi adalah mekanisme yang mereka gunakan untuk mencapai tujuan mereka.

Serikat buruh. Pekerja dikelompokkan ke dalam serikat pekerja, misalnya berdasarkan cabang atau perusahaan. Mereka yang membentuk kelompok-kelompok ini, bahkan sampai hari ini, dikenal sebagai anggota serikat pekerja.

Demonstrasi dan pemogokan. Pada saat klaim, pemberontakan, pemogokan, demonstrasi dan acara publik lainnya adalah hal biasa dalam gerakan buruh.

Kerja tim. Salah satu kualitas yang paling mencirikan gerakan sosial adalah gagasan bahwa, untuk mencapai sesuatu, Anda bekerja sebagai sebuah tim. Saat mengajukan klaim atau perbaikan, selalu dilakukan secara kolektif, bukan individual.