Sosial Umum

Ciri-ciri hubungan hukum

Ciri utama hubungan hukum adalah bahwa hubungan itu terjadi antara subjek, tidak pernah antara subjek dan objek (seperti halnya hubungan de facto).

Bahkan ada yang menganggapnya sebagai nama lain dari asumsi normatif dari hukum itu sendiri, yaitu bagi hukum itu sendiri, yang mewajibkan subjek hukum untuk memenuhi kewajibannya sekaligus melindungi haknya. Dari sudut pandang pemegang atau subjek, hubungan hukum sekarang disebut hak subjektif, dan karena itu dapat terdiri dari dua jenis: politik dan sipil.

Di sisi lain, hubungan hukum dapat terdiri dari dua jenis: publik atau privat, tergantung pada tujuannya, dengan cara yang sama seperti hukum privat dapat secara umum dibedakan dari hukum publik.