Umum

Ciri-ciri humanisme

Dia mengembangkan gagasan antroposentris tentang dunia dan mengesampingkan gagasan teosentris yang telah mengatur abad-abad terakhir sejarah.

Dia mengangkat gagasan tentang caral pengetahuan yang jauh lebih murni daripada yang ada di Abad Pertengahan.

Dia membela gagasan menggunakan akal manusia sebagai mesin untuk mencari jawaban, mengesampingkan keyakinan dan dogma iman.

Dia mereformasi caral pendidikan yang ada sampai saat itu, memberikan pentingnya studi klasik Latin dan Yunani dan membuka sekolah baru yang mempromosikan studi bahasa lain dan huruf klasik.

Ia mengembangkan ilmu seperti seperti tata bahasa, retorika, sastra, moral yang filsafat dan sejarah, terkait erat dengan jiwa manusia.

Dia berusaha untuk menghilangkan sistem tertutup yang tidak memungkinkan keragaman perspektif pemikiran. Diperkirakan bahwa dengan perubahan ini, perkembangan total manusia akan tercapai: fisik dan spiritual, estetika dan agama.