Ciri-ciri media massa

Media massa tidak mengizinkan interaksi atau umpan balik.

Beberapa ciri media massa adalah sebagai berikut:

Publik yang heterogen. Pesan yang ditransmisikan di media massa dirancang untuk massa atau untuk khalayak kolektif yang heterogen: dari asal geografis yang berbeda, selera dan minat, kelas sosial, usia dan jenis kelamin.

Saluran buatan. Karena pesan-pesan ini harus mencapai titik yang paling beragam, mereka yang memancarkannya tidak dapat menggunakan saluran alami, seperti udara. Sebaliknya, mereka menggunakan alat atau dukungan yang berbeda. Kemajuan teknologi selalu mewakili kemajuan media massa.

Pesan satu arah. Media massa tidak mengizinkan interaksi atau umpan balik. Ini berarti bahwa pengirim dan penerima tidak terus-menerus berganti peran, seperti yang dapat terjadi dalam percakapan tatap muka atau telepon. Dengan munculnya Internet, bagaimanapun, penerima hampir dapat secara otomatis menyusun pesan dan membawanya ke tengah, tetapi dampak dan cakupannya tidak pernah sama.

Penerbit kolektif. Pesan-pesan tersebut dapat dibuat secara kolektif, yaitu beberapa orang terlibat dalam perumusannya.

Tanpa batas spasial atau temporal. Pesan dapat mencapai berbagai belahan dunia terlepas dari jarak. Hambatan spasial tidak menjadi masalah: pesan yang sama dapat diterima pada waktu dan tempat yang berbeda.