Ciri-ciri metafisika

Metafisika dimulai dari prinsip tertinggi, seperti ada, antara lain.

Secara garis besar, metafisika memiliki tiga ciri utama:

Sifatnya spekulatif. Biasanya dimulai dari ide primordial atau prinsip tertinggi (Tuhan, ide, makhluk, misalnya) dari mana ia melanjutkan untuk menafsirkan seluruh realitas.

Lanjutkan secara induktif. Ia berusaha untuk menyatukan ide-ide dan hasil-hasil dari semua ilmu, untuk mencari gambaran metafisik dari realitas.

Ini bisa menjadi reduksionis. Kadang-kadang itu menjadi tipuan spekulatif belaka yang harus ditinggalkan manusia untuk dapat mendekati dan mengetahui kenyataan. Dalam pengertian itu, bahkan dapat digunakan sebagai istilah yang merendahkan terhadap suatu doktrin atau proposisi ilmiah.