Ciri-ciri patung

Patung itu memiliki komponen imitasi dan kreasi asli yang luar biasa.

Bahan pengerjaan patung bisa sangat beragam, mulai dari tanah liat, batu dan kayu, hingga marmer, lilin, plester dan berbagai jenis logam (perunggu, besi, tembaga, perak, emas). Karena teknologi memungkinkan pengembangan material baru, seni pahat mulai menggunakan resin dan plastik, yang memiliki sifat ketahanan dan fleksibilitas baru, memungkinkan pengembangan gaya artistik baru dalam seni pahat.

Patung memiliki komponen imitasi yang besar, dan juga ciptaan asli, karena representasi dapat berkisar dari figur konkret seperti manusia, hewan, benda alam dan buatan, dengan proporsionalitas mutlak, atau dapat berupa patung abstrak yang menantang persepsi ruang angkasa.

Pengelolaan ruang sangat penting dalam seni pahat, yang mengandung makna bahwa komposisi akhir yang dikejar seniman harus memperhatikan aspek spasial seperti tinggi, lebar, kedalaman, volume, bentuk, susunan garis, tekstur, konsistensi bahan., optik lingkungan tempat patung itu berada, dan dalam beberapa kasus, pergerakan patung itu.