Umum

Ciri-ciri Rasionalisme

Rasionalisme memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

Mempertahankan akal dan pikiran sebagai sumber dari semua pengetahuan manusia.

Percaya pada bawaan: bahwa dalam roh manusia ada ide-ide yang terbentuk sebelumnya, lahir dengannya atau diletakkan di sana oleh Tuhan.

Dia lebih suka penggunaan metode logis-deduktif untuk menjelaskan penalaran empiris dan mengkonfirmasi mereka bila memungkinkan.

Ini memainkan peran penting dalam munculnya pemikiran sekuler (dan anti-agama).

Pembela utamanya datang dari Prancis, Jerman dan negara-negara lain di benua Eropa, menentang empirisme dari Inggris.