Umum

Elemen komunikasi non-verbal

Komunikasi non-verbal sesuai dengan sirkuit komunikasi apa pun: ia memiliki pengirim, penerima, pesan, saluran, dan kode tertentu (karena tidak ada bahasa konvensional untuk dituju). Artinya, pesan-pesan itu dielaborasi melalui indera lain dan menggunakan bagian tubuh lain, seperti:

  • Pemancar. Dia menggunakan alisnya, senyumnya, mulutnya (untuk membuat wajah), matanya dan arah di mana dia melihat, postur tubuhnya, cemberutnya, jaraknya dari yang lain, jika bukan suaranya (irama dan nada, tidak lebih ) atau gerakan tangan Anda.
  • Penerima. Siapa pun yang menerima pesan terutama menggunakan penglihatan dan pendengarannya, meskipun dia tidak menerima kata-kata, tetapi nada dan urutan.

Dalam pengertian ini, komunikasi non-verbal jauh lebih fleksibel daripada komunikasi lisan, karena ia memiliki seperangkat makna dan tanda yang lebih bebas untuk diuraikan dan bahkan dapat menggabungkan unsur kontekstual: menunjuk ke suatu objek atau arah, mengambil objek, atau melakukan mimikri atau peniruan suatu tindakan yang ingin disampaikan.

Ini dapat membantu Anda: Elemen komunikasi