Dalam bidang olahraga dan pendidikan jasmani, kelenturan dipahami sebagai kemampuan sendi-sendi tubuh manusia untuk melakukan gerakan dengan amplitudo yang besar, yaitu memungkinkan terjadinya gerakan tertentu dengan deformasi tanpa mengalami cedera atau patah.

Dengan demikian, seseorang dengan fleksibilitas yang lebih besar akan dapat menundukkan tubuhnya pada postur dan posisi tanpa menderita rasa sakit atau keterbatasan fisik, sementara orang lain yang tidak fleksibel akan menunjukkan lebih banyak kekakuan dan kesulitan dalam gerakan tertentu.

Fleksibilitas adalah kemampuan fisik, dan seperti banyak lainnya, itu dapat dikembangkan melalui pelatihan dan latihan yang konstan. Misalnya, aktivitas seperti yoga merangsangnya.

Faktanya, peregangan diperlukan sebelum berolahraga sebagai cara untuk menghangatkan sendi dan memungkinkan mereka memiliki rentang fleksibilitas yang lebih besar, sehingga mengurangi kemungkinan cedera fisik.