Iritabilitas seluler

Sel bereaksi terhadap perubahan pH, suhu, sinar matahari, antara lain.

Sel memiliki membran plasma permeabel, yang memungkinkan protoplasma bagian dalam mendeteksi dan bereaksi terhadap perubahan kimia dan fisik di lingkungan, untuk menyediakan lingkungan yang lebih cocok untuk perkembangannya. Dengan demikian, sel bereaksi terhadap perubahan pH, suhu, sinar matahari, listrik, atau adanya nutrisi dan bahan organik.

Tingkat iritabilitas mikroskopis ini umumnya tergantung pada reaksi biokimia yang dapat dideteksi oleh organel khusus, atau oleh membran plasma itu sendiri. Dengan demikian, organisme uniseluler beradaptasi, misalnya, dengan kondisi lingkungan, tetapi juga bahwa sel-sel sistem kekebalan tubuh bereaksi terhadap keberadaan agen asing di dalamnya.