Teks informatif menjelaskan serangkaian konten tertentu.

Teks secara tradisional diklasifikasikan berdasarkan niat komunikatif yang dikejar oleh penerbit, sehingga dapat berbicara tentang:

Teks informatif. Yaitu di mana pembaca diberikan serangkaian konten atau informasi tertentu bersama dengan alat konseptual atau kontekstual untuk memahaminya, yaitu sesuatu yang konkret dijelaskan kepadanya. Misalnya: laporan teknis, halaman ensiklopedia.

Teks naratif. Mereka di mana narasi rinci, baik itu nyata atau imajiner. Misalnya: cerita, novel, kronik perjalanan.

Teks deskriptif. Mereka di mana sejumlah detail diberikan mengenai objek atau peristiwa tertentu, bercita-cita untuk menghabiskan sifat-sifatnya dalam arti tertentu. Misalnya: arsip karya seni di museum, iklan penjualan alat.

Teks argumentatif. Mereka yang berusaha meyakinkan pembaca tentang pendapat, sudut pandang atau pertimbangan apa pun, mengenai subjek apa pun, menawarkan argumen dan alasan. Misalnya: artikel opini, propaganda yang mempromosikan penghematan energi, pidato di rapat umum politik.

Teks komutatif. Mereka yang memberikan instruksi yang tepat kepada pembaca, dan yang ditulis menggunakan kata kerja imperatif. Misalnya: resep masakan, rambu lalu lintas, rambu dilarang merokok.

Teks puitis atau lucu. Mereka yang maknanya ada dalam perenungan keindahan atau kecerdikan yang digunakan untuk menulis, yaitu, menarik bagi rasa main-main atau estetika pembaca. Misalnya: puisi, karya sastra, teka-teki.