Karakteristik pemandangan alam

Pemandangan alam akhirnya menjadi tujuan wisata.

Seperti disebutkan sebelumnya, lanskap alam adalah tanah di mana intervensi tangan manusia tidak diamati. Meskipun demikian, mungkin saja bentang alamnya tetap utuh, kecuali penempatan beberapa struktur, seperti jembatan atau jalan setapak, sehingga dapat diapresiasi atau dilintasi manusia. Meski begitu, berbagai unsurnya praktis terjaga utuh.

Bisa juga terjadi bahwa orang tinggal di dalamnya. Tapi, tidak seperti kota, populasinya sangat jarang. Kadang-kadang mereka bahkan tidak tinggal berdekatan satu sama lain, sehingga medannya tidak terpengaruh sama sekali.

Kadang-kadang terjadi bahwa pemandangan alam dilindungi oleh manusia. Artinya, dengan suatu ketentuan pemerintah diputuskan untuk melestarikan suatu wilayah tertentu. Kemudian menjadi taman alam, di mana akses orang dibatasi, dan ada pedoman tertentu dalam upaya pelestariannya. Dengan demikian, kehidupan flora dan fauna di tempat tersebut dijamin dapat terus berkembang. Selain taman alam, ada monumen dan cagar alam.

Pemandangan alam ini, karena keindahannya dan karena tempatnya yang eksotis dan unik, menjadi tujuan wisata. Dan mereka semakin dicari.