Budaya Toltec menonjol karena arsitektur dan pahatannya.

Budaya Toltec dicirikan oleh:

  • Jaringan komersial Anda. Toltec memperdagangkan produk tekstil dan keramik dengan tetangga dekat dan jauh, meskipun dalam skala yang lebih kecil dibandingkan dengan jaringan komersial kekaisaran Maya. Sampel keramik telah ditemukan di tempat yang sangat jauh, seperti Nikaragua dan pantai Teluk Meksiko.
  • Orang-orangnya para pejuang. Suku Toltec adalah pejuang agama yang menyebarkan kultus dewa mereka Quetzalcóatl di seluruh penjuru kerajaan mereka. Para prajurit mengenakan pelat dada, perisai kecil di satu tangan, menggunakan beberapa senjata pendek dan yang sangat berat melengkung, mirip dengan apa yang kita kenal sebagai kapak.
  • Praktek pengorbanan manusianya. Suku Toltec meninggalkan banyak bukti tentang praktik keagamaan mereka, yang mereka lakukan secara teratur untuk memuaskan dewa-dewa mereka. Salah satu yang paling menonjol adalah patung Chac Mool, yang terdiri dari sosok manusia berbaring memegang mangkuk, di mana berbagai persembahan disimpan untuk para dewa, termasuk pengorbanan manusia.
  • Praktik ibadahnya kepada Quetzalcóatl. Toltec tidak menciptakan kultus dewa Quetzalcóatl. Representasinya dengan gambar ular berbulu berasal dari Olmec kuno, budaya Mesoamerika besar pertama. Namun, Toltec-lah yang memperbanyak penyembahan dewa di berbagai wilayah, dari Tula hingga Yucatán.
  • Seniman dan pematungnya memiliki kehebatan maksimum. Suku Toltec terkenal karena patung-patung mereka, seperti patung Atlantis yang mewakili para pejuang dan tiang-tiang yang menunjukkan para penguasa berpakaian perang. Terlepas dari kenyataan bahwa situs arkeologi Tula telah berulang kali dijarah, sisa-sisa kebesaran seninya tetap ada.
  • Koneksi Anda ke Chichén Itzá. Suku Toltec menetap di Tula (utara Mexico City saat ini). Namun, kota Chichén Itzá (di Yucatán) memiliki kesamaan dengan kota Toltec, arsitektural dan tematik yang melampaui penyembahan dewa-dewa. Beberapa arkeolog berasumsi bahwa Toltec menaklukkan Chichen Itza atau bangsawan yang diasingkan menetap di sana dan menyebarkan pengetahuan mereka.
  • Penurunan misteriusnya. Keluarga Toltec agresif dan kejam. Hal ini menunjukkan bahwa sekitar tahun 1150 M kota Tula dibakar sebagai pembalasan, baik oleh negara tetangga atau suku Chichimeca, maupun oleh perang saudara atau konflik internal.
  • Harta karunnya yang tersembunyi. Keluarga Toltec menghilang hampir seribu tahun yang lalu. Namun, setelah banyak penjarahan (pertama oleh suku Aztec dan kemudian oleh Spanyol), harta terpendam masih dapat ditemukan di wilayah yang mereka huni. Pada tahun 1993 sebuah peti dekoratif ditemukan berisi “cuirass of Tula” yang terkenal, sebuah baju besi yang terbuat dari kulit kerang.