Kata-kata tajam dengan tilde

Kata-kata akut berakhiran n, jadi vokal memiliki aksen.

Seperti dalam kasus lain, untuk mengetahui apakah sebuah kata tajam memiliki aksen atau tidak, lihat saja akhirannya. Kata-kata tajam yang diakhiri dengan vokal, -no -s (diawali dengan vokal) selalu ditekankan. Contohnya:

“Truk” (truk), “lagu” (lagu), “pisang raja” (llan-tén), “marzipan” (ma-za-pán), “tanggul” (terra-plén), “ sepatunya ”(ha-ra -gán),“ taman ”(taman-dín), mastiff (mas-tín),“ pion ”(pe-on).

“Juga” (a-de-más), “boss” (man-da-more), “reverse” (re-vés), Cordovan (cor-do-bés), “work” (tra-ba-jéis), “Ada” (e-xis-tís).

“Sofa” (so-fa), “corraló” (a-cor-rra-ló), “Saya menerima” (a-cep-teh), “Peru” (pe-ru), “mati” (mati), dicegah (im-pe-di), manatee (ma-na-tí).