Adalah penting bahwa sejak kecil kebiasaan membaca diperoleh. Saat ini, anak-anak, dengan dampak teknologi baru, umumnya tidak menganut kebiasaan membaca. Oleh karena itu, orang tua dan guru harus berusaha mengajari mereka untuk menikmati membaca dan merenung.

Rata-rata manusia bisa membaca 250 kata per menit. Ketika teks menimbulkan kesulitan, pembaca dapat mundur, yaitu membaca kembali bagian-bagian teks yang akan membantu pemahaman. Kemampuan membaca tergantung pada banyak faktor, seperti kompleksitas teks, keterbacaan, ukuran font, parateks, konsentrasi pembaca, kelelahan, penyakit tertentu, efek alkohol, dan sebagainya.

Ketika dibacakan dengan lantang disebut vokalisasi, kata-kata yang dibacakan diartikulasikan menjadi suara. Membaca dengan suara keras kecepatan dan pemahamannya kurang.

Orang yang tidak bisa menggunakan matanya untuk membaca menggunakan huruf Braille, yaitu membaca dengan tangan.

Penting juga untuk menyebutkan bahwa kita dapat membaca musik dan bahkan rumus matematika dan kimia .