Kerugian dari transportasi air harus dilakukan, pada prinsipnya, dengan kelambatannya, dibandingkan setidaknya dengan transportasi udara dan kereta api. Kapal kargo umumnya merupakan kendaraan yang besar dan lambat, meskipun relatif aman.

Di sisi lain, ada kemungkinan kecelakaan dan karam kapal, seperti yang terlihat dari seringnya kapal tanker dan pengangkut minyak yang kandas atau mogok dan menyebarkan muatannya ke mana-mana, menyebabkan konsekuensi ekologis yang serius.