Kerja tim memberikan keuntungan yang cukup besar bagi para anggotanya, seperti:

Kapasitas kerja lebih besar, berkat sinergi anggota kelompok.

Kecepatan penyelesaian pekerjaan yang lebih besar, karena hal-hal di atas.

Kapasitas yang lebih besar untuk bertukar informasi dan berbagi pengalaman.

Keragaman yang lebih besar dalam pendekatan terhadap masalah, yang diterjemahkan ke dalam kekayaan perspektif.

Memperkuat ikatan kerjasama, kohesi dan semangat kolektif.

Demikian pula, kerja tim dapat memiliki kelemahan berikut:

Kemungkinan ketegangan seputar kepemimpinan atau mekanisme kerja.

Risiko menyebarkan energi kelompok dalam kegiatan kecil yang terputus.

Keterlambatan proses karena perdebatan yang berlebihan.

Tanggung jawab dapat diencerkan dalam kolektif.

Putus sekolah atau bekerja dengan enggan, ketika ada ketegangan yang belum terselesaikan.