Konteks historis Dadaisme

Hugo Ball dianggap sebagai pendiri Dadaisme.

Dada muncul di Eropa, tetapi memiliki banyak pengikut di Amerika Serikat dan bagian lain dunia. Asal-usulnya di Swiss diasumsikan pada tahun 1916, di Cabaret Voltaire di Zurich, dan sebagai pendirinya Hugo Ball, meskipun penulis paling ikonik dari gerakan tersebut adalah Tristán Tzara dari Rumania, yang kemudian bergabung dengannya. Mungkin itu sebabnya ia pada awalnya disajikan lebih dari sekadar gerakan estetika: sebagai cara hidup, dan pertanyaan terus-menerus tentang keberadaan seni dan puisi, sehingga jauh di lubuk hatinya bahkan mempertanyakan dirinya sendiri.

Gerakan ini mewujudkan kekecewaan dan keinginan untuk perubahan di Eropa Perang Dunia I, dan bahkan pendirinya dikenal sebagai pengungsi dari konflik. Untuk ini harus ditambahkan kepasifan dan apatisme sosial masyarakat antar perang, diserang oleh seniman Dada melalui semangat agresif dan renovasi.