Umum

Konteks sejarah Pencerahan

Pencerahan terhubung dan terkait dengan abad ke-16 dan ke-17, khususnya dengan periode yang dikenal sebagai Zaman Akal, karena semua pendahulu filosofisnya diberikan di sana.

Periode ini menyaksikan perang agama Eropa antara Katolik dan Protestan, yang berpuncak pada Perdamaian Westphalia pada tahun 1648. Eropa jatuh ke dalam iklim ketidakstabilan, di mana wahyu agama individu dianggap sebagai sumber utama dan asli pengetahuan. Saat itu, sekitar 70% penduduk Eropa buta huruf.

Namun, panorama itu tidak butuh waktu lama untuk berubah, karena Revolusi Ilmiah terjadi, berkat karya para ilmuwan seperti Galileo Galilei (1564-1642), Blaise Pascal (1623-1662), Gottfried Leibniz (1646-1716), dan Isaac Newton (1643-1727), yang kontribusinya pada penggantian dunia keagamaan dengan dunia ilmiah menabur benih yang nantinya akan dikumpulkan oleh Pencerahan.

Abad ke-18 menandai dimulainya Revolusi Borjuis, yaitu awal kejatuhan Rezim Lama dan Monarki Absolut, yang memuncak pada tahun 1770-an.

Kemudian terjadi transformasi mendalam dari caral ekonomi, politik dan sosial Eropa dan Barat, dengan munculnya Revolusi Perancis, Revolusi Amerika, dan Revolusi Industri di Inggris.