Latar belakang caral OSI

Perkembangan jaringan komputer dan perluasannya di awal 1980-an mengungkapkan kebutuhan untuk menghubungkan sistem dari berbagai asal, atau jaringan yang mereka bentuk dan pelihara. Seperti halnya orang-orang yang berbicara bahasa yang berbeda, telekomunikasi tidak dapat melanjutkan jalurnya yang luas.

Bahkan program yang dirancang untuk interkoneksi memiliki masalah satu sama lain, karena aturan hak cipta pada desain terkomputerisasi merupakan penghalang tambahan.

Ide untuk membuat Model OSI sebagai solusi dari permasalahan ini muncul setelah pihak ISO melakukan investigasi terhadap hal tersebut. Dengan demikian, ISO menetapkan untuk menentukan seperangkat aturan umum yang berlaku untuk semua jaringan.