Legenda dan mitos

Istilah “legenda” sering digunakan sebagai sinonim untuk “mitos”, dan meskipun keduanya merupakan narasi yang digunakan untuk menjelaskan fenomena alam atau supernatural, ada beberapa aspek yang membedakannya:

Kebenaran. Legenda dapat dianggap sebagai kisah nyata oleh sebagian orang tetapi dikenal sebagai fiksi, sedangkan mitos hanya dapat muncul jika dianggap benar dalam konteks budaya atau agama. Namun, dalam budaya lain, mitos dianggap fiksi, seperti yang terjadi saat ini dengan mitologi Yunani. Di sisi lain, legenda didasarkan pada fakta-fakta realitas yang dialami atau diamati dan yang penjelasannya dicoba, mereka juga dapat didasarkan pada peristiwa supernatural atau imajiner tetapi dianggap nyata.

Membentuk. Legenda cenderung berubah bentuk dari waktu ke waktu, sedangkan mitos lebih konkret dan narasi selesai.

Tokoh utama. Legenda memiliki protagonis sebagai manusia atau hewan yang diyakini ada atau ada dalam kenyataan, sedangkan dalam mitos protagonis adalah pahlawan, dewa, atau setengah dewa yang tidak ada.

Konteks. Legenda terletak dalam konteks yang dapat dikenali, mereka berada di tempat tertentu dan pada momen sejarah yang tepat. Mitos biasanya terletak di tempat dan waktu lampau dan sulit dikenali.

Selengkapnya di: Mitos