Liberalisme dan Proteksionisme

Ada dua cara utama untuk memahami sejarah perkembangan ekonomi:

Liberalisme (Pasar Bebas)

Liberalisme adalah aliran pemikiran yang membela kebebasan individu dan memberikan peran pasif kepada Negara.

Ini mencari tindakan bebas individu sehingga produksi bisnis didirikan dengan cara komersial dan kompetitif. Ia juga membela komersialisasi bebas, kepemilikan pribadi, pengembangan perdagangan internasional dan perusahaan bebas.

Kita dapat memahami Revolusi Prancis sebagai titik di mana kebebasan individu didirikan yang memungkinkan tindakan bebas untuk menghasilkan dan kepemilikan pribadi.

Proteksionisme

Proteksionisme merupakan doktrin ekonomi yang memiliki konsepsi peran negara yang berbeda dengan ideologi liberal. Hal ini didasarkan pada proteksionisme dan intervensi ekonomi oleh Negara melalui kebijakan publik yang bertindak dengan tujuan menghindari konsentrasi kekayaan dan bertujuan untuk pemerataan.

Proteksionisme berusaha untuk mendukung produksi nasional atas impor barang dan jasa asing.

Ikuti dengan: Neoliberalisme