Masalah lingkungan di Meksiko

Polusi udara di Meksiko sebagian disebabkan oleh banyaknya jumlah mobil.

Di Meksiko, seperti di banyak negara, ada masalah lingkungan penting yang memperburuk kualitas hidup penduduknya. Yang utama dari mereka adalah:

Polusi udara. Sejak tahun 1992, Mexico City telah dinyatakan oleh PBB sebagai yang paling tercemar di dunia, karena gas yang dihasilkan oleh armada mobil dan oleh industri besar. Hal ini memaparkan warga dan kehidupan hewan di sekitarnya pada tingkat yang sangat tinggi dari unsur-unsur karsinogenik dan beracun seperti kadmium, karbon oksida atau kasus hujan asam yang sering terjadi.

Penggundulan hutan. Meksiko kehilangan, menurut Institut Geografi Universitas Otonomi Nasional Meksiko, sekitar 500 ribu hektar hutan setiap tahun, yang menjadikan Meksiko negara kelima di dunia yang menghancurkan hutan dan hutannya paling cepat.

Kontaminasi kimia air. Tumpahan bahan kimia ke dalam air merupakan masalah utama di Meksiko, karena kontrol negara yang lemah dan menjamurnya industri besar. Pada bulan Agustus 2014, hanya sekitar 40 ribu liter asam sulfat, senyawa organik yang sangat mematikan dan korosif, tumpah ke Sungai Sonora, bulan yang sama dengan tumpahan minyak yang terkenal di Sungai Hondo, Veracruz, pendahulu dari satu yang kemudian terjadi di San Juan, New Lion.

Kelebihan populasi Sargassum. Di wilayah pantai Meksiko selatan, khususnya di semenanjung Yucatan, akumulasi rumput laut yang disebut sargassum telah menjadi masalah wisata dan ekologi. Alga ini berkembang biak secara tidak teratur di laut, sedemikian rupa sehingga saling bersaing dan memiskinkan perairan laut, hingga akhirnya mati dan hanyut ke pantai oleh ombak. Di sana, perairan Karibia Meksiko yang dulu mengkristal membusuk dan berlumpur.

Ikuti dengan: Gerakan Lingkungan