Materi hidup dan materi inert

Sebuah fosil dianggap lembam peduli karena telah mati untuk waktu yang lama.

Batas antara makhluk hidup dan materi inert bisa jadi sulit untuk digambarkan, meskipun dalam praktik sehari-hari perbedaan di antara keduanya sangat jelas. Jika kita menganggap bahwa tubuh kita terbuat dari atom yang sama seperti batu atau sepotong logam, hanya diatur dengan cara yang sangat berbeda, ternyata perbedaan antara materi inert dan makhluk hidup adalah masalah perspektif. Sebagai contoh, sebuah fosil dianggap sebagai materi inert karena sudah lama mati, meskipun pernah menjadi materi hidup.

Lebih mudah untuk membedakan yang hidup dari yang lembam setiap hari, dengan mempertimbangkan perilaku benda-benda (pada kenyataannya, jika ia memiliki perilaku, ia hidup). Tetapi pada bidang fisik atau kimia yang ketat, jauh lebih sulit untuk diklarifikasi. Hal ini disebabkan oleh suatu misteri tertentu yang masih menyertai pertimbangan hidup kita. Misalnya, jika kita mempertimbangkan tubuh manusia yang hidup dan tubuh lain dari manusia yang baru saja meninggal. Bagaimana mereka berbeda dari perspektif ini, jika mereka terdiri dari atom yang sama, terorganisir dengan cara yang hampir identik?