Molekul air

Molekul air terdiri dari dua atom hidrogen dan satu oksigen.

Sebuah molekul air hanya dua unsur: sebuah atom oksigen dan dua hidrogen (H 2 O) kovalen. Ini ditemukan pada tahun 1782 berkat ahli kimia Henry Cavendish, karena air dianggap sebagai unsur sejak zaman kuno.

Air memiliki struktur non-linier. Dua atom hidrogennya terikat pada atom oksigen dan membentuk sudut 104,5º satu sama lain. Distribusi atom-atomnya ini, ditambah dengan nilai elektronegativitas yang tinggi dari atom oksigen, menghasilkan pembentukan dipol listrik yang menentukan polaritas air. Oleh karena itu, air adalah molekul polar.

Air dianggap sebagai pelarut universal, karena hampir semua zat dapat larut di dalamnya. Zat yang larut dalam air bersifat polar dan disebut hidrofilik. Zat nonpolar (apolar), seperti minyak atau bensin, disebut hidrofobik dan tidak larut dalam air.

Molekul air, yang sangat melimpah di planet kita, juga merupakan bagian dari banyak zat organik dan tubuh hewan dan tumbuhan.