Perbedaan antara kualitatif dan kuantitatif

Perbedaan utama antara kedua cara penelitian ini berkaitan dengan fokus. Meskipun keduanya memperoleh hasil deskriptif, yang kuantitatif menggunakan metode eksperimental di mana kesempatan mengintervensi sebagian besar, sebagai jaminan objektivitas hasil. Selain itu, untuk mewakili mereka membutuhkan angka dan bahasa formal.

Di sisi lain, dalam kualitatif, metodenya analitis, induktif. Tujuannya adalah untuk mendapatkan kesimpulan dari perspektif yang sama dengan masalah yang didekati. Hasilnya diungkapkan melalui wacana verbal interpretatif, penjelasan yang memperhatikan konteks.

Dalam pengertian ini, penelitian kualitatif bersifat multimetodik dan tidak dimulai dari hipotesis yang akan diuji, melainkan dari pendekatan terhadap suatu masalah. Dapat dikatakan bahwa kuantitatif menghargai objektivitas (objek), sedangkan kualitatif menghargai subjektivitas (subjek).

Perbedaan lainnya adalah:

Dalam metode memperoleh informasi, kuantitatif menggunakan statistik, deskripsi matematis, dan rumus; kualitatif menggunakan cerita, narasi, penjelasan dan angket.

Yang kuantitatif menggunakan sampel yang besar dan acak, sedangkan yang kuantitatif dipilih dan representatif. Metode pengambilan sampel mereka juga berbeda: yang pertama menggunakan metode standar dan numerik, yang terakhir fleksibel dan naratif.

Kesimpulan yang diperoleh dalam penyelidikan kuantitatif bersifat final, formal dan muncul di akhir penelitian; secara kualitatif, mereka bersifat sementara, dapat diubah, dan terus ditinjau sepanjang pekerjaan.

Mengenai jenis ilmu yang digunakan, yang kuantitatif umum digunakan untuk ilmu-ilmu eksakta, sedangkan yang kualitatif umum digunakan untuk ilmu-ilmu sosial dan humaniora.