Sosial Umum

Sejarah hukum Romawi

Republik Romawi terombang-ambing antara demokrasi dan kediktatoran terus-menerus.

Sejarah hukum Romawi mencakup lebih dari seribu tahun legislasi dan perubahan cara memahami hukum dan legalitas, sejak kemunculan pertama Hukum Dua Belas Tabel pada tahun 439 SM. C. kira-kira, sampai Kitab Justiniano tahun 529 d. C. Kelahirannya berasal dari adat (yang akan mengilhami hukum adat) dan akan muncul sebagai caral pengaturan masyarakat yang akan menjamin perdamaian sosial dalam menghadapi kaum plebeian dan hierarki yang mendukung kaisar, praetor, dan Senat.

Mari kita ingat bahwa Republik Romawi terombang-ambing antara demokrasi dan kediktatoran terus-menerus, hingga akhirnya menjadi sebuah Kekaisaran yang akan menaklukkan hampir seluruh dunia Barat, membawa hukumnya ke setiap sudut yang dijajahnya. Dengan demikian, hukum Romawi menjadi penopang legalitas koloni Romawi di Eropa, Asia, dan Afrika, dan ini tercermin dalam sejarah hukum masing-masing kerajaan tempat Imperium Romawi terpecah setelah keruntuhannya.

Beberapa ahli hukum dan sarjana hukum terkemuka di Roma Kuno adalah Gayus, Papiniano, Ulpiano, Modestino, dan Paulo.