Sejarah iklan bawah sadar

Banyak dari asal usul teknik propaganda ini diselimuti misteri atau merupakan bagian dari mitos kontemporer. Misalnya, penemuan iklan bawah sadar dikaitkan dengan James McDonald Vicary, seorang ahli periklanan di Amerika Serikat pada tahun 1957.

Orang ini akan memasukkan satu atau dua frame per menit dalam iklan audiovisual Coca-Cola Company (atau merek lain pada waktu itu) untuk mempengaruhi publik secara subliminal, menggunakan alat yang disebut taquitoscope.

Ungkapan yang disisipkan adalah “Apakah kamu lapar? Makan popcorn “atau” Apakah Anda haus? Dia mengambil coca-cola ”, yang konon akan bertindak setelahnya dengan mendorong konsumsi produk tersebut. Teknik ini dikatakan sukses besar, sementara sumber lain mengklaim bahwa itu adalah mitos teknologi.

Tentu saja, pesan bawah sadar tidak lahir pada saat itu, tetapi dengan munculnya psikoanalisis sebelumnya dan mempopulerkan teori tentang ketidaksadaran Sigmund Freud. Manusia telah lama ingin mempengaruhi massa secara diam-diam, sebagaimana dibuktikan oleh film-film tentang masalah ini, seperti Metropolis karya Fritz Lang (1927) atau Cabinet of Dr. Caligari (1920) karya Robert Wiene.