Umum

Sifat fisika dan kimia udara

Udara bersih, tidak berwarna, tidak berbau, dan tidak berasa.

Udara bervariasi menurut lokasinya di lapisan atmosfer berikut: troposfer, stratosfer, mesosfer, dan termosfer. Semakin tinggi, semakin sedikit tekanan dan berat yang dimiliki udara, karena unsur yang lebih berat dapat ditarik lebih kuat oleh gravitasi bumi.

Secara umum, udara lebih ringan dan memiliki densitas lebih rendah daripada air (udara memiliki densitas 1.225 kg/m 3 pada suhu sekitar 20 C). Ini transparan, tidak berwarna, tidak berbau, dan tidak berasa, kecuali jika terkontaminasi dengan zat tertentu.

Udara tidak memiliki volume sendiri karena merupakan gas dan tidak dapat eksis dalam ruang hampa. Selain itu, ini adalah konduktor panas yang baik.

Reaksi kimia yang dapat dialami oleh massa udara bergantung pada sifat kimia komponen penyusunnya. Dalam pengertian ini, udara memiliki proporsi yang kira-kira konstan dari beberapa komponen, tetapi juga dapat memiliki polutan atau konsentrasi beberapa zat pada tingkat tinggi, tergantung di mana massa udara itu berada, dalam kondisi apa, dll.