struktur mars

Oksida besi berlimpah di permukaan Mars. (Kredit: NASA)

Mars adalah planet berbatu dengan kerak yang berkisar antara 10 dan 50 kilometer di mana mineral, seperti silikat, dan nutrisi seperti magnesium, natrium, kalium dan klorin berlimpah (karakteristik tanah terestrial yang memungkinkan pertumbuhan tanaman).

Warna kemerahan ini disebabkan oleh oksida besi yang melimpah di permukaan. Pada kedalaman yang lebih dalam, besi mendominasi dan di inti padatnya terdapat berbagai logam seperti besi, nikel, dan belerang.

Permukaannya di Mars memiliki banyak kesamaan dengan relief Bumi seperti gunung berapi, kawah tumbukan, gerakan kerak, dan kondisi atmosfer (seperti badai debu) yang menjadi ciri lanskap Mars.

Ia tidak memiliki medan magnet global, tetapi area kerak bumi di belahan bumi selatan sangat termagnetisasi dan dapat menjadi jejak medan magnet yang lebih besar, yang berusia sekitar 4 juta tahun.

Berdasarkan hasil berbagai eksplorasi, para ilmuwan berpendapat bahwa Mars mungkin memiliki masa lalu yang berair dengan jaringan sungai kuno, delta dan danau dan bahkan planet ini mungkin pernah mengalami banjir besar sekitar 3,5 miliar tahun yang lalu.

Saat ini telah dikonfirmasi bahwa ada air di planet merah, tetapi atmosfernya terlalu tipis untuk air untuk tetap dalam keadaan cair di permukaan.