Struktur Yupiter

Jupiter terdiri dari dua unsur paling ringan dan paling melimpah di alam semesta (gas hidrogen dan helium), yang membuatnya lebih mirip bintang daripada planet. Ini memiliki struktur yang terdiri dari pita awan ke arah paralel, di mana angin hingga 500 kilometer per jam dan badai kuat dihasilkan.

Bintik merah besar Jupiter adalah fitur planet yang paling menonjol, terdiri dari badai berbentuk oval yang kompleks (dua kali ukuran Bumi) yang bergerak berlawanan arah jarum jam dan aktif selama lebih dari satu abad. Awan lain yang lebih tinggi akan terbentuk oleh kristal amonia beku.

Jauh di dalam planet, tekanannya sangat besar sehingga atom hidrogen pecah, melepaskan elektronnya (yang mengelilingi inti setiap atom) dan proton tetap (yang merupakan bagian dari inti setiap atom).

Dari keadaan baru yang diperoleh hidrogen, nama “hidrogen metalik” muncul, yang karakteristik utamanya adalah ia bekerja sebagai konduktor listrik, seperti halnya bahan cair. Bersama dengan kontraksi gaya gravitasi, sebuah sumber dihasilkan yang melepaskan energi.

Jika Jupiter 100 kali lebih besar, ia akan mencapai massa yang mampu melakukan reaksi nuklir seperti Matahari.Oleh karena itu, beberapa ilmuwan berasumsi bahwa Jupiter adalah matahari tua yang telah padam.