Teori sistem umum berasal dari tulisan Ludwing von Bertalanffy (ahli biologi Jerman), disebarluaskan pada 1950-an dan 1960-an.Teori ini tidak bertujuan untuk memecahkan hambatan atau memberikan solusi praktis. Namun, mengetahuinya membantu untuk menganalisis konteks ketika membuat keputusan dalam suatu organisasi.

Arus ini menganggap bahwa sifat masing-masing sistem tidak dapat dipelajari sebagai unsur yang terpisah, tetapi harus didekati secara bersama-sama.

Beberapa ciri teori sistem adalah sebagai berikut:

Pandangan sistematis. Setiap organisasi dianggap sebagai sistem yang memiliki lima bagian: input, output, proses, lingkungan, dan umpan balik.

Multidimensi. Setiap perusahaan didekati dari sudut pandang makroskopis dan mikroskopis. Yang pertama membahasnya dalam kaitannya dengan negara atau komunitasnya dan yang kedua mempertimbangkan unit internalnya.

Dinamisme. Interaksi yang terjadi di dalam perusahaan dianggap sebagai proses yang dinamis.

Kemampuan beradaptasi. Pertimbangkan bahwa organisasi adalah sistem adaptif. Jika mereka tidak memanfaatkan kualitas itu, mereka tidak akan selamat dari modifikasi konteks.

Deskriptif. Ini bertujuan untuk mengkarakterisasi kualitas organisasi dan administrasinya. Ini menetapkan tujuan dan metode dan menggambarkan fenomena organisasi.

Multikausalitas. Ini menganggap bahwa suatu peristiwa mungkin merupakan konsekuensi dari berbagai faktor yang saling bergantung dan saling terkait.

Probabilistik. Ia mengakui bahwa variabel dapat dianalisis secara prediktif, bukan berdasarkan kepastian.

Ini dapat membantu Anda: Teori Sistem